Artikel

Kajian Teoritis HenryPraherdhiono

KARAKTERISTIK EVALUASI, PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN ASESMEN

LabTEP | Selasa, 28 Mei 2013 - 09:53:53 WIB | dibaca: 15549 pembaca

Karakteristik kegiatan evaluasi, penelitian, pengembangan dan asesmen merupakan sebuah kegiatan yang memiliki dimensi yang berbeda. Akan tetapi ada kecenderungan pemahanan yang kurang jelas pada dimensi kata/istilah yang erat dengan kegiatan evaluasi, penelitian, pengembangan dan asesmen. Pada pratiknya terjadi kerancuan penggunaan makna satu dengan yang lain dalam praktik evaluasi, penelitian, pengembangan dan asesmen sehari-hari. Penjabaran karakteristik evaluasi, penelitian, pengembangan dan asesmen adalah sebagai berikut :

 1.   Evaluasi
     Batasan evaluasi secara umum adalah suatu tindakan/kegiatan yang dilakukan untuk nencari, mengolah, menganalisis dan menfasirkan informasi yang erat kaitannya dengan suatu program yang dikembangkan (mukhadis.1996). Menurut batasan yang dijelaskan pengertian program dalam kaitannya dengan definisi tersebut adalah berupa pengajaran, pelatihan, proyek, dan lain-lain. Hasil akhir dari kegiatan evaluasi ditekankan pada keputusan untuk menetap­kan pilihan (to choose) (girpatrick, 1994 dalam mukhadis, 1996) terhadap se­suatu program yang akan diadop.

          Evaluasi terhadap suatu program secara lingkup, evaluasi program dapat dilakukan pada lingkup tingkat lokal, regoinal, nasional atau pun internasional. Secara sistem, evaluasi dapat dilakukan pada pusat sistem (tidak harus nasional) sampai dengan tingkat lesson (operasional setiap dimensi sistem). Secara komponen program, evaluasi bisa dilakukan pada tahapan perencanaan,pelaksanaan, dan hasil program dengan seperangkat dinensi dan indi­katornya.

          Kegiatan evaluasi dilakukan melalui langkah-langkah pokok yang berupa (mukhadis.1996):

a.    Langkah pokok pertama adalah pene­tapan standar untuk menpertimbangan kualitas/keefektifan dari dinensi yang dikenai evaluasi.Standar ini bisa menggumakan yang bersifat relatif dan mutlak (Marzano, Pickering, dan McTighe, 1994 dalam mukhadis.1996). Pengertian relatif apabila dalam melihat atau menetapkan tingkat keefektifan hasil program yang dievaluasi berdasarkan keefektifan program lain yang memiliki karakteristik dan tujuan relatif sama. Pengertian mutlak apabila standar yang digunakan dalam suatu evaluasi memiliki tolok ukur keefektif­an program dilihat dari target pencapaian tujuan yang telah ditetapkan

b.    Langkah pokok kedua adalah penetapan instrumen pengumpulan data yang akan digunakan. Dalam penetapan instrumen pengumpulan data menggunakan dasar pertimbangan :

a.    sifat dan substansi dinensi program yang akan dievaluasi

b.      jenis dan macan informasi yang diinginkan, dan disesuaikan dengan tujuan evaluasi,

c.       keberadaan sumber daya nanusia yang ada yang terlibat dalam pelaksanaan evaluasi,

d.      keberadaan sumber daya perangkat keras yang tersedia selama, sebelum, dan setelah evaluasi,

e.      ketersediaan waktu, tenaga dan biaya yang disediakan untuk kegiatan evaluasi,

f.        karakteristik sasaran/responden yang nenjadi sumber data dalam pelaksanaan evaluasi.

Mengacu pada dasar pertimbangan tersebut, instrumen pengumpulan data diidentifikasi, dipilih dan ditetapkan untuk dikembangkan atau diadaptasi sebagai alat pengumpul data. Penetapan instrumen pengumpulan data meliputi

a.    bentuk instrumennya yang berupa angket, pedoman observasi, pedoman wawancara, dsb.

b.    jumlah pertanyaan/aspek yang dijabarkan dalam instrumen, validitas instrumen,

c.    tampilan instrumen berupa jenis dan besar huruf, desain sampul, dsb.)

Strategi pengembangan dalam mengukur validitas suatu instrumen dapat dilakukan dengan tiga pendekatan

a.    pendekatan yang nengacu pada kriteria ekternal, un­tuk validitas enpirik,

b.    pendekatan yang mengacu pada representasi domain isi, untuk validitas isi,

c.    pendekatan yang nengacu pada represenatsi       konstruk,untuk validitas konstruk

 

c.    Langkah pokok ketiga adalah analisis informasi dan penetap­an standar untuk acuan membuat interpretasi. Langkah analisis informasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu:

Tahap 1 pengecekan kelengkapan data dari instrumen, identifikasi dan pengolahannya misalnya kegiatan mengklasifikasikan,

Tahap 2 penetapan alat analisis misalnya memilih model statistik         dalam melakukan analisis informasi

Tahap 3 membandingkan hasil analisis informasi atau tahapan interpretasi, dilakukan dengan standar yang telah ditetapkan sebagai upaya untuk nengungkap keefektifan pencapaian tujuan program yang telah ditetapkan

2.    Penelitian

          Batasan penelitian adalah upaya sistematis untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang benar (mukhadis.1996). Tolok ukur tujuannya adalah kebenaran yang didukung oleh kebenaran rasio dan ke­benaran empirik. Hasil penelitian ditekankan pada arah untuk nengetahui (to know) terhadap hasil verifikasi teori atau pengetahuan yang benar. Hasil penelitian dituntut untuk dapat digeneralisasikan (obtaining generalizable knowledege).

          Cara ilmiah untuk memperoleh pengetahuan melalui penelitian mengandung unsur:

a.    Identifikasi, pembatasan dan perumusan masalah secara jslas dan ope­rasional,

b.    Konfirmasi terhadap teori atau temuan yang sudah ada sebelumnya,

c.    Peng­ajuan hipotesis (jawaban sementara) dari masalah yang diajukan berdasarkan kanfirmasi pustkan yang relevan,

d.    Pengembangan alat pengumpul data,

e.    Analisis data dan pengujian hipotesis ber­adasarkan data lapangan, dan

f.     Interpretasi dan penarikan kesimpulan

 

3.      Pengembangan

            Batasan pengembangan adalah proses untuk menghasilkan alat/ prosedur operasional dalam melakukan pemecahan masalah berdasarkan prinsip-prinsip pada ranah masalah yang dipecahkan (mukhadis,1996). Hasil pengembangan ditekankan pada arah tindakan pemecahan masalah  (need to do). Klasifikasi pengembangan dibagi nenjadi tiga pokok yaitu

a.    pengembangan teori sebagi tanggungjawab ilmuwan

b.    pengembangan prinsip-prinsip, berupa penjabaran prinsip-prinsip ke dalam prosedur-prosedur tertentu merupakan tanggungjawab teknolog.

c.    pengembangan prosedur, berupa pengkonritan prosedur-prosedur ke dalam pemecahan masalah praktis sebagai tanggung jawab teknisi

          Terdapat dua jenis kegiatan pokok pada pengembangan yang saling menunjang, yaitu:

a.    melakukan kajian, identifikasi, batasan, pemilihan dan penetapan signifikansi masalah yang akan dipecahkan. Kegiatan dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan dengan pendekatan problem oriented      (gauf anan dan Thomas, 1980 dalam mukhadis 1996).Kegiatan ini memiliki pengertian dalam nenentukan prioritas masalah berdasarkan pada hal-hal yang penting dan dianggap mendesak untuk dipecahkan, sehingga meningkatkan nilai tambah sistem

b.    Konfirmasi terhadap li­teratur yang relevan, baru, dan memadai. Kegiatan konfirmasi terhadap literatur dilakukan agar secara operasional prosedur untuk pemecahan masalah betul-betul mengenai pada hal-hal yang dianggap penting dan mendesak di lapangan. Pertimbangan kegiatan ini adalah berbagai sumber daya pendukungnya.

 

4.    Asesmen

          Batasan asesmen adalah suatu pernyataan sesuatu aktifitas/kemajuan yang dibuat berdasarkan serangkaian informasi berupa fakta untuk menggambarkan beberapa karak­teristik dari suatu sistem/program (mukhadis.1996). Hasil akhir dari asesmen adalah estimasi kemajuan dari sesuatu sistem yang berupa gambaran keadaan suatu pelaksanaan program pada kurun waktu tertentu. Penekanan dari asesmen adalah upaya menyatakan suatu karakteristik dan kemajuan program dan berkaitan dengan usaha pencapaian tujuan yang telah ditetapkan pada kurun waktu tertentu.

          Asesmen bila dikaitkan dengan tujuan yang telah ditetapkan, tidak dirancang untuk menentukan keefektifan sutau program atau proses tertentu. Asesmen bila dikaitkan dengan proses generalisasi, tidak dimaksudkan untuk mengembangkan generalisasi dari hasil analisis hubungan antar variabel (faktor) . Namun generalisasi yang dilakukan lebih luas berupa pernyataan karakteristik sistem/program. Penekanannya adalah, proses generalisasi tidak melalui analisis hubungan antar variabel. Oleh karena itu, asesmen tidak mengunakan hipotesis untuk diuji. Generalisasi yang dimaksud adalah upaya pernyataan dan mengklasifikasikan tingkat kemajuan suatu program/sistem berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya klaifikasi berdasarkan usia program, jumlah sumberdaya pendukung pelaksanaan pro­gram (perangkat lunak dan keras), letak geografis dimana program dikembangkan, dan lingkup program.

          Kesimpulan karakteristik kegiatan evaluasi, penelitian, pengembangan dan asesmen, secara matrik dapat digambarkan

 

BATASAN

PROSES

HASIL

Evaluasi

Kegiatan untuk mencari, mengolah, menganalisis dan menafsirkan informasi informasi yang erat hubungannya dengan  program yang dikembangkan

Tahap 1 Penetapan standard untuk mempertimbangkan kefektifan dan kualitas

Tahap 2 Penetapan instrument pengumpulan data

Tahap 3 Analisis informasi dan penetapan standar untuk acuan membuat interpretasi

Hasil akhir dari kegiatan evaluasi ditekankan pada keputusan untuk menetap­kan pilihan (to choose) terhadap se­suatu program yang akan diadop

Penelitian

Serangkaian Upaya yang  sistematis untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang benar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tahap 1 Identifikasi, pembatasan dan perumusan masalah secara jelas dan operasional

Tahap 2 konfirmasi terhadap teori atau temuan yang sudah ada

Tahap 3 pengajuan hipotesis dari masalah yang diajukan

Tahap 4 Pengembangan alat pengumpul data

Tahap 5 analisis data dan pengujian hipotesis

Tahap 6 Membuat kesimpulan

Hasil penelitian ditekankan pada arah untuk nengetahui (to know) terhadap hasil verifikasi teori atau pengetahuan yang benar. Hasil penelitian dituntut untuk dapat digeneralisasikan (obtaining generalizable kno










    Komentar Via Website : 584
    Cara Mengatasi Asma yang sedang Kambuh
    28 Maret 2014 - 14:21:03 WIB
    selamat siang
    mari kita perbanyak bersyukur agar kita ditambah lagi nikmat dari.NYA
    makasi infonya yaa
    http://goo.gl/qNeeKi
    Bahaya Penyakit Maag Kronis dan Obatnya
    29 Maret 2014 - 09:48:28 WIB
    makasi ya infonya
    weekend ?
    alhamdulilah yaa ^^
    http://goo.gl/rWBs6s | https://mysp.ac/HEsw
    obat wasir alami
    01 April 2014 - 11:10:31 WIB
    cuma mau bilang met pagi ... :D http://goo.gl/wAeuDG http://t.co/TcAI3aZzUq
    Obat Biduran
    02 April 2014 - 09:45:58 WIB
    informasinya sangat bagus sekali
    semoga berkah
    http://goo.gl/IBuQs5
    Cara Mengobati Usus Buntu Tanpa Operasi
    02 April 2014 - 16:56:17 WIB
    makasi ya infonya
    http://goo.gl/XuPkFX
    Jelly Gamat Gold G
    03 April 2014 - 07:45:36 WIB
    selamat pagi ..
    semoga hari ini lebih baik lagi .. aminnn
    http://produkjellygamat.com/
    Cara Pemesanan Jelly Gamat Gold G
    04 April 2014 - 07:59:57 WIB
    selamat pagi ..
    makasii yaa infonyaa
    semoga sukses dan salam sehat selalu ^^
    http://goo.gl/Jwe1fo
    Obat Liver Tradisional
    04 April 2014 - 09:03:28 WIB
    selamat pagi
    semoga hari ini lebih baik lagi. amiin
    http://goo.gl/a4WPr6
    Obat Infeksi Lambung
    06 April 2014 - 10:18:45 WIB
    makasii ya infonya
    http://goo.gl/85CfRo
    Obat Infeksi Lambung
    06 April 2014 - 10:20:25 WIB
    makasii ya infonya
    http://goo.gl/85CfRo


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)